Jackie : A Distemper Survivor

JACKIE : A DISTEMPER SURVIVOR. Meet our Jackie. Awalnya Jackie cuman kucing kampung biasa yang nyasar ke rumah kami dan akhirnya betah karena sering dikasih makan. Tadinya sih dia nggak boleh masuk rumah, seperti halnya kucing-kucing lain yang suka nongkrong di depan pintu dapur kami minta makan. Karena kids gemes banget sama mata bulat besarnya, mereka memohon-mohon supaya Jackie dibolehkan masuk. Saya pun luluh. Dan yah, mata bulat besarnya itu berhasil melelehkan enggak hanya saya, tapi juga si Ayah. Dari hanya sekedar main-main, nginep sekali-sekali, dan akhirnya sekarang berstatus penghuni tetap.  Hehehe.

jackie fix

Beberapa hari yang lalu, tetiba dia nggak mau makan dan suka ngilang nggak tahu kemana. Oke, saya pikir ini biasa aja. Toh waktu kapan itu dia birahi juga begitu tingkah lakunya. Eh tapi waktu itu dia pake teriak-teriak sih dengan suara cemprengnya :). Nah sekarang ini sunyi senyap. Kenapa ya dia. Esoknya tau-tau dia pulang dengan langkah gontai dan mata tak bercahaya. Tetap nggak mau makan, hanya tidur dan tidur. Oke, saya pikir dia sakit. Tapi saya masih menganggap itu penyakit kucing kampung. Mereka bakal sembuh sendiri.

Baca lebih lanjut

Iklan

(Failed) Holiday

Liburan semester kemarin gue bertekad cari liburan murah buat anak-anak. Museum, kebun raya, taman-taman or just local swimming pools, coz tiket pulang pergi ke Bekasi juga nggak sedikit. Destinasi pertama kita adalah Kota Tua, dimana ada Museum Fatahillah, Museum Mandiri, dan beberapa museum lain, jalan-jalan naik sepeda ontel, or ngenalin Ozza en Naula naik bajaj or bemo di kota, plus hunting pemandangan jadul buat koleksi instagram gue. Transportasi kesana di pikiran semua orang Bekasi paling gampangnya adalah kereta, so was mine.

Baca lebih lanjut

Yes, I am a Sherlockian

Last Friday it was decided for a lazy weekend. So I picked a heavy box of six Sherlock CDs from that BBC serial films. I used to say to my sister, Yudol, that Sherlock Hollywood version by Robert Downey Jr is one of the best movie of Sherlock I’ve ever seen. She laughed at me once and said that I have to see this one. Robert Downey was just copy paste his bloody wacky character from Iron Man to this genius detective, ruined the character so much. From a serious and cold one to a hilarious one. I think it was for a different perspective, and was accepted enough for a movie slash Sherlock lover like me. But I also curious to this one. I don’t have a television cable, so when I found them on a local rental movie, I was a little bit surprised, I looked at them twice, and saved the last decision that kids maybe will missed their chance to swim this weekend.

Baca lebih lanjut

Daughter of Pearl Jam

Image

Gue ambil gambar ini dari video yang diupload oleh lightokdio di YouTube sebagai pengantar lagu Daughter, an old song from Pearl Jam. Lagu ini bercerita tentang seorang anak perempuan pengidap disleksia dengan ibu megalomaniak yang percaya bahwa juara satu adalah segalanya. Gue emang fans Pearl Jam, jadi so pasti suka lagu ini. Musiknya asyik, liriknya meaningful, dan meski saat itu gue ngerti artinya, tapi ternyata baru beberapa hari ini gue mendadak jadi mellow kalo denger lagu ini. Nelangsa. Pengen mewek mulu. Maybe this is only the soft side of my motherly calling, whatever-lah, or just a guilty mom side yang kalo saat ngajarin anaknya belajar pake stress en teriak-teriak :(. Just look at this young girl. Look at her eyes. Owkeh, gue mewek lagi. Saking mellow-nya, akhirnya kepikiran pengen translate  liriknya Daughter. Let’s try these.

Baca lebih lanjut

Pita Hujan

“Kamu itu bidadari tanpa sayap, Sayang, maka dari itu aku datang diciptakan Tuhan untuk menjadi sepasang sayap buatmu…”

Sejujurnya gue agak-agak jungkir balik bikin resensi ini, coz lusa kemarin gue baru pulang tugas tiga hari dari hutan dengan road trip seharian, disusul ngasih materi ajar besoknya, dilanjut praktek ke hutan bumi Paser besok dan baru clear seminggu kemudian. So jeda waktu gue pikir cuman hari Minggu ini kalau memang gue serius pengen ikutan. Aaakkh, gue nggak tega kalo nggak ikutan! Makhluk penulis yang satu ini, Eni Martini, is one of my best friend, so apalagi sih yang bisa gue kasih selain resensi abal-abal ini? Terutama karena berbagai janji resensi untuk keseluruhan novel terdahulunya tereliminasi dengan sendirinya terkalahkan berbagai tumpukan kerjaan, two daughters, tagihan, etc, terutama oleh sifat perfeksionis akut gue kalo menyangkut soal tulisan. Seremeh apapun tulisan itu. It must be fresh, it must be a story that has meaning, blablabla. Meski ujung-ujungnya ya begini-begini aja gaya tulisannya, abal-abal, hehehe.

Oke, shut up Mel, let’s go to the point : Rainbow.

Baca lebih lanjut

Little Chit-chat

Kalo semua emak-emak di dunia ini ditanya kapan periode terbaik anak-anak mereka yang membuat mereka begitu bahagia, maybe periode balita adalah jawaban favorit. Ketidakberdayaan mereka yang menggemaskan, senyum mereka, atau cara tertawa mereka yang lepas dan itu-itu saja terhadap hal-hal sederhana.

Baca lebih lanjut